Selamat Tahun Baru 2008?! apanya yang baru? paling-paling cuman perlu kalender baru, selain itu gak ada hal-hal yang berarti dari sebuah pergantian tahun.
Mungkin bagi sebagian (besar) orang, tahun baru merupakan kesempatan untuk bersenang-senang bersama-sama dengan menyalakan kembang api, muter-muter keliling kota, rekreasi di puncak gunung, dsb.
Belajar dari toko bayi
Kemarin sore, saya mengantar istri dan anak saya berbelanja di sebuah ‘baby shop’. Katanya cuman sebentar, tapi ternyata cukup menghabiskan dua batang 234 dengan kecepatan normal. Sambil nunggu di depan toko, ngelamun deH…
Kok ada juga ya, orang buka toko khusus perlengkapan bayi?… padahal setelah berbelanja satu, dua atau beberapa kali, si bayi sudah tumbuh besar, dan tidak lagi memerlukan/berbelanja di toko tersebut.
Apa toko itu tidak rugi? hahaha… pikiran bodoH.
Ternyata, pemilik toko berpikir lebih cerdas dari saya…
Judul posting ini sengaja saya beri tambahan kata “lowongan”, untuk memancing pencari di Google membaca tulisan ini. Sebenarnya saya tidak membuka lowongan, hanya sekedar menyampaikan gagasan yang siapa tahu bisa diterima atau bahkan dicoba. Begini ceritanya…
Ada beberapa situs yang menyediakan tempat bagi para pebisnis untuk melakukan transaksi usaha. JUAL dan BELI. Untuk situs-situs Indonesia, biasanya hanya sekedar tempat untuk menawarkan barang atau membutuhkan barang. Tidak sampai ke transaksi, terutama yang melibatkan pembayaran.
Untuk penawaran, mungkin sudah hal yang biasa. Dan mungkin juga akan lebih banyak yang memasang iklan “penawaran” daripada memasang iklan “dicari”. Tapi ternyata, setelah saya coba di IndoNetwork atau Alibaba, tidak sedikit yang “mencari”.
Nah, peluangnya bagi kita adalah mencari iklan “dicari” dan mencari iklan “penawaran”. Lalu, sebagai MAKELAR, kita menghubungkan pihak yang memasang iklan “dicari” dengan pemasang iklan “penawaran”.
baca selengkapnya…
Beberapa bulan yang lalu saya diminta seorang teman, untuk menulis sebuah artikel tentang masa depan IT di Indonesia. Tetapi, saya tidak jadi menulis artikel tersebut karena pikiran negatif saya banyak mempengaruhi.
Susah untuk berpikir positif tentang masa depan IT di Indonesia. Bagaimana tidak, melihat mental bangsa kita seperti sekarang ini, apakah bisa masa depan IT kita secerah impian?
IT bukanlah satu-satunya dan bukan yang utama. Teknologi Informasi hanyalah sarana. Tetapi, tidak bisa disangkal bahwa IT dapat mempunyai peranan besar dalam perkembangan bangsa. Masalahnya, tidak bisa semudah itu bangsa Indonesia menerima kemajuan teknologi informasi. Mengapa?
baca selengkapnya…
Baru saja saya membaca tabloid RGB, Media Komunikasi STIKOM, edisi Maret 2007 (telat). Dengan content yang layak untuk disebut sebagai tabloid (sekaligus media komunikasi, sesuai dengan subtitlenya), kiranya melalui media ini sudah cukup untuk mengetahui seperti apa STIKOM saat ini, paling tidak bagi seorang alumni seperti saya.
Kekuatan Minoritas
Mahasiswa Sistem Komputer, dalam beberapa tim, berkarya dengan robotnya (untuk KRI dan KRCI). Mahasiswa KGC, mendeklarasikan HIMA FISTA. Mahasiswa Multimedia, mengusung dunia fotografi dan prestasinya dalam beberapa event, mengisi berita RGB. Serta (melihat ke Agenda STIKOM) seminar atau workshop seputar multimedia, mengisi kepadatan kegiatan kampus.
Bagaimana dengan berita dari mahasiswa Sistem Informasi yang notabene paling banyak dari segi jumlah dibanding jurusan lainnya? ‘Hanya’ tentang Sertifikasi, SI Tranfusi Darah, dan “Cuap-Cuap Penyiar”. Kuraaannnggg…
baca selengkapnya…
Kalau dulu, sewaktu internet masih dalam tahap “kenalan” dengan masyarakat Indonesia, penggunaan internet tidak jauh dari chatting (pake IRC) dan browsing cerita atau gambar porno. Tapi sekarang sudah agak sedikit maju, dalam hal variasi pemanfaatan internet.
Selain chatting (sekarang dengan YM) dan pornotivity yang masih tetep bertahan, adalah game multi-player online yang menjadi kegemaran baru. Selain itu, yang tak kalah merangsang adalah meraup uang dari internet, seperti yang telah dilakukan Anne Ahira dan pengikutnya.
Kalau ngomong masalah mencari uang gede dengan cara mudah, internet adalah tempatnya. Internet adalah cara yang mudah untuk menjajikan uang gede. Internet adalah tempat untuk mencari. Masalah ketemu atau tidak, itu urusan anda sendiri…
Bisnis yang ‘halal’ di internet memang banyak (adsense, scriptlance, auction, de el el), tapi orang lebih suka pekerjaan yang ringan-ringan saja, tapi berharap hasil gede. Selain model ‘marketing’ ala AA, ada juga sejarah tentang e-gold, yang kelihatannya sekarang sudah redup. Trend sesaat (baca: sesaaaaaat).
Hasilnya? tentu saja Seperti judi, ada yang menang dan ada yang kalah. Ada yang untung dan ada yang rugi.
baca selengkapnya…