Politik Blog: Wordpress (Mu), dagdigdug, dan blogdetik

Kamis Kliwon, 7 Februari 2008 @ 10:17 pm Label:

Kalau tidak tahu tentang dadgidug dagdigdug, maka Anda bukan blogger sejati. Kalau tidak tahu blogdetik, maka Anda ketinggalan berita. Kalau tahu tentang Wordpress-MU, maka Anda bisa bikin seperti dua sebelumnya…

wpmu.png

entah setan apa yang masuk ditelinga saya. Hari ini saya melakukan blogwalking :D juauh… sampe ke mana-mana. Salah satu yang bikin gatel untuk nulis adalah tentang blog-mengeblog itu sendiri.

Saya tidak tahu kapan persisnya kedua layanan blog gratis Indonesia ini mulai diterbitkan. Tapi sampai hari ini, saya coba mendaftar dan lihat-lihat di dalamnya, masih bisa dibilang versi alfa.

Bisa kita maklumi kalau dua layanan ini masih dalam tahap pengembangan, lha wong sumbernya aja juga masih belum PAS. Lihat saja logo Wordpress MU dari skrisyut di atas. Selain logonya tergeser, background headernya juga tidak tampil, baik di IE maupun FF.

dagdigdug.png

Sedangkan pada bagian bawah dari halaman dagdigdug.com, “Situs ini masih dalam pengembangan”, dan kira-kira baru selesai tahun 2009.

btw, nulis dagdigdug pake 10 jari rada-rada susah :(

blogdetik.png Mungkin, kedua layanan blog ini memiliki filosofi yang sama. “Kenapa menunggu besok?”. Nah, ngomong-ngomong masalah sama, daleman dari layanan ini juga gak jauh beda, saya melihat dari koleksi themenya pada daftar paling atas dan paling bawah.

Mungkinkah pekerja di belakangnya juga sama? hanya yang tahu saja yang tahu…

Teori FreeSpace

Perbedaan yang jelas (bagi yang melihat dengan jelas) dari keduanya adalah jumlah space yang diberikan. Dagdigdug berani memberi kapasitas 50Mb untuk sekedar database tulisan blog dan sedikit gambar yang biasanya lebih suka ditaruh di hosting image.

Sedangkan blogdetik, cuma berani memberi 25Mb.

Jauh berbeda dengan Wordpress.com yang meningkatkan kapasitasnya sampai dengan 3000Mb atau 3Gb (tahu dari berita wordpress.com).

Kalau belajar teori jualan hosting, ada istilah Bandwith dan/atau Space Overselling. Artinya, sebagai reseller, meski kita membeli space dalam jumlah terbatas, katakanlah 500Mb, kemudian kita jual paket 10 mega-an, maka itung-itungannya kita hanya bisa memperoleh maksimal 50 pelanggan.

Namun, dengan adanya overselling, maka bisa dimungkinkan kita menjual lebih dari 100 akun tanpa perlu membeli atau upgrade space tambahan ke top-reseller kita. Dengan catatan, total space yang digunakan oleh 100 pelanggan tersebut tidak melebihi 500Mb.

Yah… tetap aja harus kulakan lagi… bisa iya bisa tidak. Sebuah website yang hanya berisi blog, tidak perlu memakan space banyak. Saya menghabiskan space 3Mb untuk database dan 6Mb untuk file wordpress, plugins, themes, dan file-file upload selama blogging sejak tahun 2005. Ya, itu angka blog saya…
Untuk kelas seleb blog, tinggal ngitung aja, misal sehari satu post dan rata-rata post berisi 2048 karakter: maka 365×2048 = 730Kb dengan tolerasi untuk id, tag, dan field-field lain pada tabel sebesar 100% maka kapasitas yang diperlukan 1,5 Mb per tahun.

Update: ada yang kelupaan, komentar. anggap saja setiap komentar bernilai 1 Kb dan setiap posting di komentari 100 pengunjung, maka nilainya menjadi 365×100kb = 36,500kb
atau 37Mb per tahun + 1,5Mb jadi 40Mega-lah…
hmmm… ternyata banyak juga :D namun, yang bisa mencapai rekor sebanyak itu bisa dihitung dengan query :D

Gambar? pake aja hosting gambar, selain hemat space, juga hemat benwit ;)

Sebuah website blog, hanya traffic/bandwith saja yang perlu beli dalam jumlah besar, itupun kalau jadi seleb blog.

Lalu, kenapa tidak berani menaikkan space?

Akusisi Wordpress?

Mungkin wordpress.com berani menaikkan space karena takut kehilangan anggota gara-gara muncul pengguna wordpress-mu seperti blogdetik maupun dagdigdug.

Kalau memang berani investasi untuk meningkatkan space, dengan menghilangkan ide overselling, berarti ada dana besar di baliknya. Gara-gara kasus MSFT dan YHOO, jadi kepikiran, kira-kira wordpress ini nanti akan diakuisi oleh siapa ya?

Kalau Google, sudah punya blogspot, meskipun Wordpress jauh lebih bagus daripada blogspot. Mungkinkah Blogspot akan dipadu dengan Wordpress?

Jika bukan Google, siapa? YHOO? atau, Automattic ingin menjadi pendatang baru dan berdiri sejajar dengan raksasa-raksasa lainnya… sebuah kisah yang menarik untuk ditunggu klimaksnya.

Alexa Trend Rank

Kalau dilihat dari peringkat Alexa, blogdetik mendapat nilai 2,628,438 dan dagdigdug.com mendapat nilai: No Data.

Itu untuk hari ini, bagaimana kalau satu bulan kemudian atau satu tahun lagi? siapa jadi pemenang?

Post yang berhubungan:

  • No Related Post

1 Komentar »

  1. jadi kesimpulannya, Wordpress miuuu itu merupakan engine untuk membuat / menjadi sebuah penyedia layanan bikin blog gitu ya om?!

    ah, sayang sekali blum pernah nyoba nginstall….

    Komentar oleh rile — Maret 11, 2008 @ 3:40 pm

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

32 queries. 0,276 seconds. Didukung oleh WordPress