Kamis Pon, 5 Juli 2007 @ 9:40 pm
Akhirnya… di kantor terpasang INTERNET! enak juga kalao sepidi diakses sendirian (gak di warnet maksudnya), sedikit lebih cepet dari yang instan.

Sedikit masalah: berlangganan paket profesional (quota 3GB). Nah… pas diakses bareng-bareng melalui jaringan, -nggak lambat sih-, ada yang NAKAL! Karena setting-an OS yang masih standard, dari 10 komputer yang ada, rata-rata 5 komputer aktif, dan… AUTOMATIC UPDATES-nya nyala! hua… :(((
dalam waktu tiga hari sudah menghabiskan 1,5GB. Dasar auto-update!!!
“Susah diungkapkan dengan kata-kata…”, sering kita dengar. Kalau tidak bisa diungkapkan dengan gaya “verbal”, emosi dapat dilampiaskan dengan gaya gerak (berantem, memukul, lari, lonjak-lonjak), musik (bernyanyi, mencipta lagu), atau visual (menggambar).

Membaca Visual
Menyerap informasi dan menambah pengetahuan, tidak harus melulu melalui buku-buku (khususnya buku-buku ‘gaya lama’).
Saat ini dapat dengan mudah kita temukan buku-buku -bukan hanya buku cerita- yang banyak menampilkan gambar hampir disetiap halaman. Dari sekedar tulisan panjang lebar yang sering membuat kita bosan, kehadiran gambar dalam sebuah buku memberikan kenyamanan yang lebih, dan bahkan, kemampuan untuk memahami isi buku.
lanjut…

When Q Meet Key
Keyboard adalah mainan paling menarik yang pernah dijumpai Kiyu. Kalau mainan/benda lainnya bisa diambil seenaknya, dimasukkan ke mulut, kemudian dilempar… tidak demikian dengan keyboard. Walhasil, jadi tertantang!
Bukannya karena bapaknya seorang tukang komputer, lalu si anak dipaksakan untuk main komputer, namun, demikianlah adanya.
Dipikir, tombol-tombol keyboard yang cukup banyak, bisa dibuat mainan. Setiap melirik ke keyboard, susah untuk dialihkan perhatiannya. Harus bisa megang, dan kalau bisa, diambil tombol-tombolnya
hmm… bisa-bisa nanti kalau belajar mengenal huruf tidak dimulai dari A-B-C-D-E… dst, tapi: Q-W-E-R-T-Y!