Veteran Tukang Komputer

Sabtu Legi, 14 April 2007 @ 10:49 pm Label:

Kemarin habis jalan-jalan di THR a.k.a Hi-Tech Mall, beli printer dan TV tunner. Wah, ternyata saya sudah jadi “veteran”. Sama sekali tidak tahu merek printer-printer (termasuk serinya) yang terbaru. Mana yang enak dipake: Epson, Canon, HP, atau Lexmark. Untuk merek yang terakhir, saya baru tahu kemarin. Penjualan untuk merek tersebut ternyata gencar juga.
Itu baru printer, belum yang lainnya. Seandainya saya mau beli satu set PC, waH! gak tahu lagi harus pilih-pilih motherboard, prosesor, memori dan komponen lainnya dengan tepat :(

Jadi teringat masa lalu. Pertama kali merakit komputer waktu itu saya masih SMA, eh… STM ding. Gak tahu apa alasannya, saya diminta teman (duduk di kelas yang sama) untuk membelikan komponen-komponen komputer sekaligus merakitnya, WalaH! Dengan PDnya saya menerima ‘tantangan’ itu.
Alhamdulillah, komputer yang saya rakit tidak ada masalah. Tanpa perlu ikut kursus-pun, ternyata bisa. Yang saya jadikan acuan waktu itu adalah manual-book. Karena majalah atau tabloid komputer masih belum sebanyak sekarang ini.
Dari pengalaman tersebut, saya bahkan berani membangun warnet sendirian. Mulai dari merakit PC, sampai jaringannya.

Apa yang saya alami tersebut, bukanlah hal yang spesial. Semua orang bisa melakukannya. Kuncinya adalah kemauan untuk belajar, dan TIDAK TAKUT!
Karena saya sering menjumpai orang yang ngomong:

“Maap saya tidak bisa”, “Wah itu sulit”, “bagaimana nanti kalau rusak?”, “pelajaran itu katanya susah”, “Java itu susah, ya?!”

padahal, mencoba-pun belum. Kok ngomong “tidak bisa” kalau mencoba saja belum.

Nah, setelah belajar dan bisa, kunci berikutnya KONSISTEN!

Sehebat apapun Anda menguasai suatu materi, akan menjadi tidak hebat lagi setelah lama tidak menggunakan materi tersebut

Cerita saya diatas bisa dijadikan bukti. Dulu, tidak sedikit saya merakit komputer. Tapi sekarang, mau merakit satu PC-pun masih mikir-mikir.

Apalagi di dunia Teknolog Informasi. Orang tidak bisa survive kalau tidak belajar dan terus belajar. Bayangkan seorang programmer Foxpro yang dulu pernah membangun aplikasi perbankan, ya minimal sekelas BPR. Apakah mereka tetap menggunakan Foxpro untuk memberikan solusi-solusi kepada client-nya?
Bagaimana dengan teman-teman yang menjadi programmer VB. Sudah beralih ke framework .NET? berani mencoba?

Kira-kira, kalau sekarang kita belajar Java, apakah ada kemungkinan nanti sudah gak kepake lagi, ya?

Siap-siap menjadi veteran tukang komputer

Post yang berhubungan:

Tidak ada Komentar »

Belum ada komentar.

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

40 queries. 0,275 seconds. Didukung oleh WordPress