Menghitung Tagihan Telepon

Selasa Pahing, 10 April 2007 @ 12:43 am Label:

Ternyata budi mempunyai masalah yang sama degan saya. Beberapa hari yang lalu saya nge-cek rincian telepon melalui 109. Anehnya, setiap ketemu detil Japati, hampir selalu sama dengan Internet. Dan ketika coba menghitung sendiri, kok jumlahnya gak sama :( akhirnya dengan bantuan Excel, dan data tagihan sampai dengan 2 bulan terakhir yang bisa diperoleh lewat 109 juga, saya melakukan analisa tagihan telepon :D

Selama ini biasanya saya membayar tagihan lewat ATM dan tidak pernah memperoleh rincian pembayaran. Setelah bulan kemarin coba bayar di loket (tapi sayang, loketnya gak bisa print-out), baru tahu rincian biaya pemakaian. Bukti rincian ini juga saya gunakan sebagai pembanding. Dan rincian yang dapat diperoleh dari 109 adalah:

  • Abonemen: biaya beban
  • Lokal: tagihan pemakaian telepon lokal
  • SLJJ: interlokal
  • Seluler: telpon ke HP
  • Japati: Jasa pelayanan teknologi informasi
  • Internet: telkomnet instan (kalo saya)
  • Restitusi: reduksi lokal, bernilai negatif (pengurangan biaya telepon lokal)
  • PPN: Total semua diatas (ingat: dikurangi restistusi) kalikan 10%
  • Total: Total semua diatas

Dari rincian yang diberikan 109, yang rancu menurut saya adalah Japati dan Internet. Dan yang gak jelas adalah restitusi (baru saya ketahui maksudnya belakangan).
Restitusi adalah pengurangan biaya pemakaian lokal (saya tidak tahu faktor penghitungnya), dan setiap bulan prosentase restitusi dan biaya lokal tidak tetap. Bulan April ini mendapat restitusi (potongan) 27% dari pemakaian lokal, sedangkan pada bulan Februari, hanya 3%.

Biaya Japati adalah biaya pemakaian selain percakapan telepon (lokal, SLJJ, dan HP), salah satunya didalamnya adalah Internet. Selain internet, sebenarnya masih ada japati yang lain, buktinya, pada Maret kemarin, biaya Japati saya tidak sama dengan internet.
Jadi, ketika 109 menyebutkan biaya Japati dan Internet tanpa “indentasi” :D, membuat kita bingung. Malah saya sempat telpon ke 147, sayang, operator hanya menjelaskan tentang definisi Japati dan internet, tapi tidak menjelaskan tentang “internet itu didalam japati”. Akhirnya, saya utak-atik sendiri tagihan telepon saya.

Grafik Tagihan

Grafik diatas saya generate dari excel berdasarkan pemakaian 3 bulan terakhir. Untuk yang bulan Mei hanya forecasting dengan Moving Average (MA3).

Informasi tagihan telepon via internet?

Seandainya kita bisa memperoleh rincian tagihan telepon melalui internet… apa lagi kalau berformat XML, wuih!!! Kita bisa generate grafik seperti diatas dengan mudah dan dinamis mimpi kali ye…

Dulu, sekitar tahun 2000-an, saya bisa melihat besar tagihan telepon melalui website telkom[do]net atau plasa[dot]com (agak-agak lupa). Dan kalau gak salah, ada rincian pemakaian juga (per percakapan). Tapi gak tahu apakah sekarang masih ada. Belum sempat nge-cek.

Lubang di 109?

109 adalah fitur yang disediakan Telkom untuk melihat rincian tagihan telepon. Caranya cukup mudah, tekan 109 melalui pesawat telepon Anda, pilih 1 untuk tagihan telepon lokal, masukkan nomor telepon, dengarkan total tagihan anda, dan jika ingin melihat rincian pemakaian, tekan bintang.

Masalahnya, kenapa kita harus memasukkan nomor telepon? kan kita telponnya dari nomornya Telkom juga?! Mungkin maksudnya biar dinamis, artinya kita tidak harus menelpon dari nomor yang ingin diketahui total tagihan dan rinciannya.
Dengan demikian, selama saya mengetahui nomor telepon (siapapun itu), kita bisa melihat rincian pemakaiannya. Saya bisa mengetahui rincian tagihan telpon tetangga, teman, saudara, kantor, dan kantor-kantor swasta atau dinas yang biasanya menyertakan nomor telepon dalam kop surat.

Mau tahu berapa biaya telepon yang harus dibayar Dahlan Iskan? cari nomor teleponnya melalui buku Yellow Pages, kemudian tekan 109, dan masukkan nomor tersebut.

Post yang berhubungan:

4 Komentars »

  1. apakah komentar ini bisa menghilangkan Tag (UTW)?

    Komentar oleh mbro — April 14, 2007 @ 8:06 pm

  2. Maaf mas, mau tanya, kalau penghitungan tarif selulernya bagaimana sih? per menit atau gimana? makasih ya

    Komentar oleh Vicko — Juli 14, 2007 @ 10:21 pm

  3. itung tarif buat telepon pstn emg gimana y ?
    kalo menurut print out kayaknya itungannya bukan perdetik (mis: Rp 0.2/detik),
    mohon penjelasannya, ato link2 yg berhubungan dengan itu,
    tengkyu

    Komentar oleh benu — Juli 17, 2007 @ 12:20 pm

  4. mo tau rincian (per percakapan) pemakain telepon keluar bagaimana mas??

    Komentar oleh cahyo — Nopember 13, 2007 @ 6:55 pm

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

37 queries. 0,460 seconds. Didukung oleh WordPress