Menengok STIKOM melalui RGB

Jumat Legi, 30 Maret 2007 @ 11:29 am Label:

Baru saja saya membaca tabloid RGB, Media Komunikasi STIKOM, edisi Maret 2007 (telat). Dengan content yang layak untuk disebut sebagai tabloid (sekaligus media komunikasi, sesuai dengan subtitlenya), kiranya melalui media ini sudah cukup untuk mengetahui seperti apa STIKOM saat ini, paling tidak bagi seorang alumni seperti saya.

Kekuatan Minoritas
Mahasiswa Sistem Komputer, dalam beberapa tim, berkarya dengan robotnya (untuk KRI dan KRCI). Mahasiswa KGC, mendeklarasikan HIMA FISTA. Mahasiswa Multimedia, mengusung dunia fotografi dan prestasinya dalam beberapa event, mengisi berita RGB. Serta (melihat ke Agenda STIKOM) seminar atau workshop seputar multimedia, mengisi kepadatan kegiatan kampus.

Bagaimana dengan berita dari mahasiswa Sistem Informasi yang notabene paling banyak dari segi jumlah dibanding jurusan lainnya? ‘Hanya’ tentang Sertifikasi, SI Tranfusi Darah, dan “Cuap-Cuap Penyiar”. Kuraaannnggg…

Terobosan?
Mana Terobosan? setelah saya baca dan buka-buka semua halaman, bahkan harus mengecek lagi daftar isi untuk menemukan Terobosan, ternyata Tidak Ada!!! Kalau memang Terobosan telah dicopot dari RGB, berita dan informasi seputar (hasil karya mahasiswa?) TI dan SI, seharusnya tetap dimasukkan dalam tabloid ini.
Apakah mahasiswa SI tidak berkarya? bisa jadi…

Manajemen Informatika (dulu) atau Sistem Informasi (sekarang) menjadi trade-mark STIKOM, jika kepajangan dari nama tersebut belum berubah. Lalu, mengapa icon utama ini tidak tampak prestasinya?
Jurusan S1/Sistem Informasi (idealnya) tidak untuk mencetak programmer. Lulusan S1/SI seharusnya mempunyai ‘derajat’ lebih tinggi daripada seorang programmer :D (meski pada kenyataannya, mrogram aja masih banyak yang binun…)

Mungkin, karakter seorang programmer/analis yang suka bekerja dibelakang layar, dijadikan alasan untuk tidak menampilkan prestasinya. Karena malu untuk dipublikasikan, atau minder bahwa hasil karyanya tidak sehebat karya lain yang telah dipublikasikan.
Jawabannya: bukankah kampus tempatnya belajar? bukan… bukankah banyak mahasiswa baru yang belum mengerti secara gamblang apa saja yang bisa dikaryakan dalam dunia Sistem Informasi? bukan… bukankah masih banyak teman kita yang tidak tahu apa yang kita ketahui, atau, kita tidak tahu sebanyak teman kita tahu? bukan…

Karya Seni Sistem Informasi
Banyak karya seni otak kiri yang bisa dihasilkan oleh mahasiswa Sistem Informasi, paling tidak untuk keperluan internal kampus, khususnya untuk memberikan pembelajaran kepada rekan mahasiswa yang baru.

Apa saja? Misalnya:

  • Membedah Desain Sistem Point of Sales (POS),
  • Membuat Pustaka User (Custom) Control pada VB.NET,
  • Membuat aplikasi dengan mudah menggunakan Oracle 10g Application Express (apex),
  • XML Web Services sebagai Standar Komunikasi Antar Sistem,
  • Membuat Jaringan pada Small Office,
  • Memanfaatkan WiFi sebagai intranet mahasiswa,
  • Analisa dan Sistem Pendukung Keputusan pada Daftar Belanja Bulanan Ibuku

Masalah-masalah ringan, tapi tidak semua mahasiswa tahu. Kan sudah banyak yang bersertifikat (Oracle atau Microsoft)!
Bagaimana kalau sudah pernah di’tayang’kan? lebih bagus kalau ada sistem arsip sehingga mahasiswa baru dapat mengakses arsip-arsip tersebut. Bila belum ada, ditayangkan kembali tidak ada salahnya…

Lulus Tepat Waktu
Mengejar target agar lulus tepat waktu. Menurut beberapa teman, disinilah kesibukan banyak mahasiswa sekarang ini. Menyelesaikan semua SKS adalah bagian primer dari tujuan menempuh pendidikan di kampus ini (bagi sebagian, dan mungkin banyak, mahasiswa). Sehingga kegiatan “sekunder” hanya ditempuh jika telah memenuhi batas SKKM.
Pertanyaannya: mana yang lebih dulu, kualitas apa kuantitas? mana yang dipakai, kualitas apa kuantitas ?

STIKOM harus selalui lebih inovatif
Demikian pesan ketua Yayasan kepada Ketua STIKOM yang baru. Apakah inovatif berarti meninggalkan gaya lama? Belum tentu. Namun bisa jadi demikian.
Apakah jurusan Sistem Informasi akan ditinggalkan? Belum tentu. Namun bisa jadi demikian. Meski tidak di’hilang’kan begitu saja, jurusan ini bisa tenggelam ditengah kemajuan jurusan lainnya. Sehingga akan berubah nama menjadi Sekolah TInggi KOmputer Multimedia, misalnya. hehe…

Tentang Blog
Di halaman belakang, terdapat satu halaman yang mengulas tentang blog, sekaligus review. Cukup menarik! mas Erwin, sebagai Magister of Blog (demikian disebutkan), memberikan review tentang blog-blog mahasiswa dan dosen (alumni diikutkan gak, mas? ;)).
Semoga dapat memberi semangat bagi blogger STIKOM, dan menarik bloggers baru. Biar rame… berani menulis, dan sukur-sukur, bisa mengisi content RGB khususnya materi TI dan SI.

Post yang berhubungan:

6 Komentars »

  1. *speechlesss euy*
    dah lama bgt gak ngebaca tulisan bersemangat seperti ini, kangennn bgt dgn semangat yg di gembor2kan mbro dulu

    “Pertanyaannya: mana yang lebih dulu, kualitas apa kuantitas? mana yang dipakai, kualitas apa kuantitas ? ”

    nah ini yg mas hrs jwb selaku alumni yg dah ngerasa’in lika liku kuliah dan dunia luar, manakah yg hrs di pilih??? * serius nih nanyanya, hrs di jawab, japri jg bole :( *

    Komentar oleh Ririn — April 1, 2007 @ 4:59 am

  2. belum baca tabloidnya… blogku direview juga gak? :)

    Komentar oleh cosa — April 2, 2007 @ 11:44 am

  3. #1: loH… ditanya kok malah nanya? :D
    yo wis… tunggu tulisanku berikutnya

    #2: walaH… nek blog-mu itu sudah bukan blognya mahasiwa Cos! sing ng-review ben detik ato kompas :D

    Komentar oleh MBro — April 4, 2007 @ 2:40 pm

  4. mbro, blogku gak di feed ambe’ sahabat.web.id maneh yo?

    –budiw

    Komentar oleh budiw — April 7, 2007 @ 10:53 pm

  5. loH… gak eruh aku. Perasaan aku gak pernah me-remove siapapu yang sudah terdaptar, kecuali atas permintaan.

    sik tak cek’e

    Komentar oleh MBro — April 8, 2007 @ 9:38 pm

  6. Emang sih kalau kita memikirkan sesuatu untuk kemaujuan itu sangat saya dukung salam kenal untuk ririn,

    Komentar oleh syahrizan — Juni 29, 2007 @ 9:37 am

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

36 queries. 0,279 seconds. Didukung oleh WordPress