Sebuah Pengantar
Bekerja sebagai karyawan adalah sebuah pilihan. Bagi seorang yang memilih jalur ‘aman’, profesi sebagai karyawan adalah pilihan yang nyaman. Lain dengan seseorang yang memiliki keinginan untuk menjadi seorang yang bebas! Bebas membuat keputusan atau bebas melakukan sesuatu (bekerja) tanpa adanya tekanan dari atasan. Bekerja sendiri (self-employee) dengan “menjual” skill maupun membangun kegiatan usaha, juga sebuah pilihan.
Namun, tidak semudah membalik telapak tangan untuk menjadi seorang wirausahawan. Diperlukan ketrampilan, pengetahuan, kemampuan finansial, pemasaran dan manajemen untuk menjadi seorang business-owner.
Dan, ada pilihan yang lainnya, menjadi seorang karyawan sekaligus wirausahawan. Karyawan yang memiliki bisnis sampingan (side job), atau seorang wirausahawan yang mempunyai ’sidejob’ sebagai karyawan
Mengapa seorang karyawan (yang telah mendapat penghasilan tetap dari perusahaannya) mempunyai bisnis sampingan? secara garis besar ada dua kemungkinan, yang pertama karena jiwa usaha dan kreatifitas yang dimiliki karyawan tersebut. Yang kedua, karena penghasilan yang diperoleh dari pekerjaannya, dirasa belum dapat mencukupi kebutuhan hidupnya (dan ini kelihatannya lebih dominan). Akhirnya, muncul banyak keinginan dan angan-angan untuk memiliki bisnis sendiri. Menjadi karyawan hanya sebagai batu loncatan.
Apakah cukup dengan keinginan, cita-cita, dan angan-angan? oh… tentunya tidak sesederhana itu
Lalu, apa yang harus saya/kita/kami/Anda lakukan?
*) sebuah pengantar untuk “proposal” bisnis di salah satu komunitas saya

