Blog bagian dari silaturrahmi
Silaturrahmi bukan berarti harus bertatap muka secara langsung. Meskipun sebenarnya, silaturahmi secara langsung lebih besar manfaatnya daripada sekedar lewat telepon, sms atau internet. Tapi, bagaimanapun juga, kita tidak bisa memutuskan silaturrahmi hanya karena alasan jarak.
Saya melihat fenomena baru (dalam hitungan tahun) dari adanya aktivitas blogging ini. Yaitu, munculnya relasi antar blogger. Wah, bagus ini…
Berawal dari kebiasan memberi komentar di blog lain (karena postingnya layak untuk dikomentari), kemudian terbentuklah blogroll.
Disadari atau tidak, aktivitas blogger yang menjadi aktifis blogging, termasuk usaha membentuk hubungan ‘pertemanan’ virtual. Meski ada juga yang alasannya, biar blognya dibaca orang lain (alias pamer?
).
Kalau teman-teman sekolah kita dulu bisa mengadakan reuni, tidak begitu halnya dengan blogging. Blogging tidak terbatas usia, waktu, tempat, dan sebagainya. Setiap saat kita bisa mempunyai teman baru. Tidak ada istilah reuni dalam aktifitas blogging. Yang ada mungkin istilahnya kopi darat, pertemuan secara langsung blogger-blogger yang selama ini hanya bertemu secara maya.
Salut buat teman-teman blogger yang telah membangun silaturrahmi!!!
Blog yang egois
Sejak lama saya menyadari bahwa blog saya ini termasuk blog yang egois. Ya… EGOIS! Saya mungkin bukan termasuk blogger yang rajin ’silaturrahmi’.
Kalau mau beralasan, sebenarnya karena masalah akses internet yang terbatas, dan malas membaca! Jadi selama ini, saya ngeblog untuk sekedar bikin catatan dari uneg-uneg yang ada dipikiran. Tapi suatu saat nanti (dan tidak lama lagi) saya akan berusaha menjadi blogger yang rajin silaturrahmi. Bukan untuk memuji tulisan orang lain, bukan untuk pamer tulisan sendiri, tetapi untuk menjalin hubungan ‘baru’ dengan teman-teman maya. Bisa gak, ya?



