Siapa yang membangunkan aku?
Jum’at dini hari pukul dua belas setengah malam, tiba-tiba aku terbangun dengan kondisi seratus persen sadar tanpa proses akselerasi. Hmmm… siapa yang mbangunkan aku?
Memang diluar kebiasaan, aku tidur malam.Bukan karena bulan Ramadhan, pada bulan-bulan lainnya pun, gak biasa tidur malam. Tapi karena besok (Jum’at) pagi ada tanggungan silaturrahmi, aku coba untuk istirahat malam, menggantikan jatah tidur pagi hari. Kalau gak salah sekitar jam 11 malam aku mulai tidur, dengan niat bangun jam dua setengah untuk makan sahur.
Aku tidur ditempat tidur favoritku, sofa di ruang tamu. Suasana desa yang sepi mencekam dikala malam dan tak terdengar suara-suara buatan manusia (televisi, mobil, telepon, dsb), ternyata gak bisa menemani tidurku. Aku dibangunkan oleh ’sesuatu’, entah itu apa… aku sempat bingung sejenak, dan berkata lirih… amin.
Mau tidur lagi sudah gak bisa, gak berani nonton TV takut ganggu yang lainnya, internet gak ada, mau coding males, ngapain lagi hayo…
Jadinya… Jum’at pagi tetep tidur
dan acara silaturrahmi diundur abis Jum’atan
(


hauuuu …. sp tu …. coba make progam quick search …;) sp tau ktemu …
Komentar oleh Ririn — Oktober 19, 2005 @ 1:11 pm
Hehe… Gak usah dicari, rin. Diterima, dinikmati, dan dijalani. Enjoy aja!
Komentar oleh MBro — Oktober 19, 2005 @ 3:18 pm
tanya siapa….
*pake gaya iklan a-mild*
–budiw
Komentar oleh budiw — Oktober 19, 2005 @ 6:52 pm