Ganti Theme dan Shoutbox

Jumat Kliwon, 30 September 2005 @ 2:00 pm

Biar gak bosen lihat desain blogku yang semrawut, dan biar easy diliat pake browser di HP, dan karena belum sempat desain sendiri… themenya tak ganti almost-spring. Sekalian juga nyoba shoutbox yang pake AJAX ;)

Bikers menyikapi kenaikan BBM

Jumat Kliwon, 30 September 2005 @ 7:03 am

Bikers… ngambil istilah temans saya di perkumpulan pengendara sepeda motor.

Biasanya, saya menjadi pelanggan istimewa di SPBU ketika hendak mengisi bensin. Sekitar jam 12 malam, begitu datang langsung dilayani, isi bensin, bayar dan pergi… waktu pitstop yang cukup cepat, kurang lebih 2 menit.
Eh, tadi malam… 20 menit lebih bo’… maklumlah, besok tanggal 1 oktober harga BBM naik (itu kalau memang jadi dinaikkan). Tapi apakah orang-orang yang pada ngantri itu memang karena pengaruh isu kenaikan harga BBM?


padahal, naik-atau tidak naik, tetep harus ngisi bensin. Kalau masalah selisih harga, paling hanya berlaku satu atau dua hari, karena setelah bensin di tangki sepeda motor habis, tetap harus beli dengan harga yang baru. So… buat apa bingung?!@#$

Apapun alasannya, waktu yang lama tersebut membuat saya berpikir… kira-kira bagaimana ya masyarakat kita (terutama bikers atau pemakai sepeda motor, seperti saya) merespon kenaikan harga BBM, dan kiat-kiat apa saja yang mungkin dilakukan?

Kurang Kerjaan
Bagi orang yang mempunyai banyak waktu luang dan suka menyibukkan diri: cari SPBU terdekat, isi bensin penuh, kembali pulang, keluarkan bensin dari tangki, simpan ke botol atau jerigen, sisakan bensin secukupnya, lalu kembali lagi SPBU, ikut antrian panjang lagi, isi penuh lagi… repeat until kecapekan.

Ganti Kendaraan
Bagi yang punya cukup waktu untuk mengganti kendaraan (tidak harus baru), cari kendaraan yang hemat bahan bakar. Mungkin harganya akan sedikit lebih mahal, tapi kalau dihitung dari nilai investasi kedepan: bandingkan biaya yang dikeluarkan untuk membeli bensin (kurang lebih dalam jangka waktu 1 tahun) dengan selisih biaya tambahan untuk kendaraan baru tadi. Mana hasil perhitungan yang lebih menguntungkan?

Naik Angkot
Jual saja sepeda motornya, trus naik angkot. Hasil penjualan sepeda motor bisa untuk menutupi fluktuasi finansial Anda, karena biasanya kenaikan harga BBM akan diikuti melonjaknya harga-harga barang/jasa yang lain, sedangkan besar gaji, TETAP.
Kalau memang jatuhnya lebih murah… kenapa tidak? tapi memang, tanpa kendaraan pribadi, akan susah untuk berpergian anytime anywhere ;)
hmm… perlu berpikir seribu kali.

Sepeda Pancal
Alternatif yang bisa dipertimbangkan. Harga sepeda yang (paling tidak) layak pakai sekitar 200-300 ribuan. Selain tidak perlu ngisi bensin, itung-itung untuk olahraga. Paling tidak, untuk bepergian jarak dekat bisa digantikan dengan sepeda pancal atau cukup jalan kaki. Bisa menghemat beberapa liter dalam satu bulan.
Fungsi sepeda motor hanya digunakan untuk kebutuhan pokok, yaitu: bekerja, keluar cari makan, dan jalan-jalan, hahaha…

Paket Hemat: Two in One
Solusi untuk anak kos. Biasanya, masing-masing memiliki satu kendaraan, alasannya biar bisa pergi semau gue, gak perlu pinjam, dan gak perlu sungkan. Padahal, kendaraan itu hanya digunakan untuk berangkat ke kantor/kampus yang sama.
Kalau alasan jadwal kuliah yang tidak bebarengan, kan bisa saling tunggu. Nunggunya diperpustakaan, kan enak… mengisi waktu luang sambil nambah ilmu dan menghemat bensin D


hehehe… sekedar untuk ngisi pikiran kosong ;)

SMS 160: Minta di telpon

Rabu Pon, 28 September 2005 @ 5:00 pm Label:

Berita duka: Hari ini saya sungguh berduka karena tidak dapat menelpon kamu. Padahal, ada hal penting untuk disampaikan dan tidak bisa melalui SMS. Telp donk…

Shoutbox error

Rabu Pon, 28 September 2005 @ 1:56 pm

tempat untuk hosting pesan-pesan di shoutbox http://www.shouthuns.com domainnya udah expire. Belum tau apakah url-nya diganti baru, atau masih diproses perpanjangannya. Jadi, untuk sementara, shoutnya dimatikan.

Kesalahan bukan pada layar TV Anda

Rabu Pon, 28 September 2005 @ 1:51 pm Label:

Barusan jalan-jalan di perpus, baca-baca buku tentang elementary education. Ternyata, buku-buku tulisan orang Indonesia jaman doeloe (tahun 80-90an), sudah memaparkan konsep pendidikan yang luman bagus dan ideal (lupa judul-judulnya, tapi kalau mau dicari lagi diperpus ada, kok).
Tidak jauh dari konsep KBK (kurikulum ‘04) yang katanya sebagai perubahan (bukan perbaikan, loh… D ) kurikulum, ternyata orang-orang jaman dulu sudah memikirkan hal yang tidak jauh berbeda.

Berulang-ulang kita melakukan perubahan kurikulum (saja), saya yakin, tidak akan pernah bisa memperoleh hasil pembelajaran yang baik, tanpa diimbangi peran serta guru dan sekolah sebagai ujung tombak penyelenggara pendidikan.

Simalakama… sekolah gratis? pendidikan murah? kompensasi BBM? gaji guru?

Mau pintar kok mahal… Tanya Kenapa???

guru adalah PNS, banyak guru bantu yang ingin diangkat jadi PNS, tapi susah. Karena kalah sama calon guru PNS baru yang punya lebih banyak modal. Menjadi PNS adalah investasi yang menggiurkan… dengan modal puluhan juta, nilai investasi tersebut akan dikembalikan dalam bentuk gaji bulanan seumur hidup (pensiun). Tanpa perlu bekerja keras dan berpikir pusing, setiap bulan PNS pasti dapat ‘kucuran dana’. So, kenapa harus pusing-pusing mikirin pendidikan yang bagus, mengevaluasi hasil belajar siswa, menyusun tujuan instruksional, monitoring perkembangan siswa per individu, mencatat nilai kognitif, afektif, dan psikomotorik secara detil, jujur dan benar… KENAPA HARUS REPOT-REPOT MELAKUKAN ITU SEMUA???

maka… pendidikan di Indonesia tidak akan pernah menjadi lebih baik dari sekarang ini.

19 queries. 0,253 seconds. Didukung oleh WordPress