Sadan dan Kayla
Keliatannya asyik juga kalau poto-poto spontan hasil jepretan 3650 dipasang di blog ini. Nambah kategori baru (Photos), Sambil nunggu portal keluargaku.net yang rencananya nanti juga ada album keluarganya.
Sadan dan Kayla, dua bocah kecil yang menarik perhatianku. Anak kecil sampai usia 4 tahun memang lagi lucu-lucunya. Bukan sekedar lucu, biasanya bayi punya dunianya sendiri, seperti di filem Baby Day Out, Baby Genius, dan sejenisnya.
Sadan, adik sepupuku, cowok kecil yang cukup smart. Sekarang usianya 4 tahun, gambar ini diambil dua tahun yang lalu, jadi salah satu koleksiku.
Meski lahir dan besar di desa, dan aku juga jarang ketemu, tapi menurutku kepandaiannya tidak kalah dengan anak kota, yang biasanya sejak kecil dididik dengan serius bahkan dibela-belain sekolah di playgroup yang ongkosnya gede.
Cara bicara, menjelaskan sesuatu, memimpin teman-temannya, dan ‘kedewasaan’ seorang bocah, adalah hal menarik yang ada pada diri Sadan. Pembelajaran natural dan cara momong bayi yang benar, bisa menggantikan ongkos biaya playgroup yang mahal. Itu sudah terbukti.
Kayla, usianya 1,5 tahun, adik sepupuku juga. Aku belum banyak tahu tentang bocah ini, karena baru beberapa bulan ini ketemu. Tapi yang baru aku tangkap adalah kecerdasan bahasa-nya. Hampir sama dengan Sadan, tapi Kayla masih ada masalah dengan ‘keberanian’ berpendapat. Harus dipancing dulu… baru ceriwis… Ya, namanya aja anak kecil, masih bisa dibentuk… tinggal cara mendidiknya saja yang harus bener.
Yang menarik dari Kayla adalah sifatnya yang friendly. Tidak perlu waktu lama untuk bisa ‘ngobrol’ sama Kayla. Mungkin karena sifat ini juga, setiap pagi, setiap kedua orang tuanya ‘pamit’ untuk berangkat kerja, dia tidak rewel dan juga gak perlu ditilap. Meski diasuh sama pembantu, tapi kemanjaan terhadap orang tua dan pembantunya, sesuai dengan proporsinya.
Ah… namanya juga anak-anak…


