SMS 160: Janjian Ketemu
Tim kita telah bekerja dengan baik. Kekompakan tim yang telah kita bentuk selama ini harus tetap dipertahankan. Bisakah kita berkumpul besok di basecamp jam 19?
Tim kita telah bekerja dengan baik. Kekompakan tim yang telah kita bentuk selama ini harus tetap dipertahankan. Bisakah kita berkumpul besok di basecamp jam 19?
T: Kenapa sholat Subuh cuman dua rakaat? J: Itulah manusia. Maghrib dah diskon 25%, Subuh malah diskon paling gede (50%), masih aja nggak laku. Kalah ama kasur.
Ini pesan terakhir dariku. Aku sudah tidak kuat lagi (mbayari pulsa Simpati ini). Kalau masih peduli dan mau menghubungiku, silahkan kontak: 03170-61SPOT (AMRU)
Dapat salam dari cak Iz, katanya: “Kapanpun, dimanapun, saat kau suka, saat kau duka, aku pasti akan menjemputmu. Tanpa kau tahu, tanpa kau sadari”, Mr. Izrail.
Jangan suka mengikuti trend, meskipun itu trend yang baik. Jangan suka mengikuti trend, sampai kita memahami apa maksud dan tujuan trend tersebut.
Kebiasaan orang Indonesia, suka ikutan trend, suka latah. Saya tidak ingin menjadi ‘orang Indonesia’.
Namun terkadang juga, ada trend, yang ketika saya pahami, ketika saya pelajari, akhirnya saya juga kecantol dengan trend tersebut. Tetapi yang lebih sering; saya melihat, saya mempelajari, dan saya menyenangi ’sesuatu’, yang tanpa saya sadari bahwa itu adalah trend. It’s OK, karena tetap dalam prinsip, saya suka bukan karena trend, tetapi karena tahu.
Mungkin bisa dianalogikan dengan cerita seperti ini. Suatu saat, Fulan pernah berpikir, berhitung, bermain, atau apapun prosesnya, sampai akhirnya Fulan ‘MENEMUKAN’ suatu hal baru (seperti seorang penemu). Tetapi, beberapa saat setelah itu, Fulan baru menyadari bahwa ternyata penemuannya itu, telah ‘juga’ ditemukan orang lain, bahkan sampai di-paten-kan atau paling tidak, orang tersebut menjadi lebih terkenal.
Apakah dengan demikian Fulan bukan seorang penemu? Tentu tidak. Fulan tetap menjadi seorang penemu. Tidak perlu dia ceritakan, tidak perlu dia patenkan, tidak perlu dia sebar-sebarkan bahwa Fulan juga seorang penemu.
Fulan hanya kalau usia, kalah waktu, kalah tempat, kalah kepercayaan. Tapi tenang saja, Fulan telah memenangkan sebuah ilmu, yang harganya jauh lebih mahal dari sekedar ketenaran, maupun royalty. Sekarang, hidup Fulan tenang karena telah mempunyai ilmu dan bisa membagi-bagikan kepada kerabat, teman, dan lingkungannya (paling tidak).
Kembali ke masalah trend, sebaik apapun trend itu, kalau kita hanya sekedar mengikuti tanpa pernah berusaha memahami dan me’rasa’kan, kita hanyalah menjadi bebek, yang selalu menurut bila digiring ke kiri… digiring ke kanan… Kalau bisa, jadilah si gembala, yang bisa menggiring ke kiri dan ke kanan, TETAPI menuju sawah ladang yang penuh makanan, JANGAN dibawa ke comberan!!!
Jumlah kata ‘trend’ ada 12, dari 294 kata yang ada dalam tulisan ini.
19 queries. 8,041 seconds. Didukung oleh WordPress