Bertanya

Rabu Legi, 8 Juni 2005 @ 6:01 pm Label:

Dari tulisan itkhu, saya coba menambahi, biar pas. Saat belajar memang ada saatnya untuk BERTANYA, dan ada saatnya untuk DIAM.

"Malu bertanya sesat dijalan"

Bertanya adalah hal yang wajib dilakukan bagi seorang pelajar. Kita tidak bisa menerima/memahami ilmu, tanpa pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan seperti: kenapa saya kuliah? kenapa saya memilih jurusan Sistem Informasi? apa tujuan dari matakuliah Bahasa Pemrograman? kenapa kita harus belajar Logika? Apa tujuan saya kuliah disini: karena disuruh orang tua, cuman sekedar iseng, ikutan teman, cari teman, cari pacar, dapat IP tinggi biar bisa diterima kerja?
Apakah pertanyaan-pertanyaan itu sudah tepat? bagaimana saya menjawabnya? apa yang harus saya lakukan untuk dapat menjawab pertanyaan saya?

Tahukah Anda, banyak pemikir dan penemu-penemu besar yang tercatat dalam sejarah, mengawali ‘kepopulerannya’ itu dari pertanyaan-pertanyaan.

Kita semua mengetahui bagaimana Newton menemukan Teori Gravitasi, yang diimani sebagian besar ahli fisika, berawal dari sebuah pertanyaan, “kenapa jika sebuah apel dilempar ke atas, pasti kemudian jatuh dan kembali lagi ke tanah”.
Begitu juga Einstein, yang terkenal dengan E=MCC dan teori Relativitasnya (dan juga sebagai salah satu orang yang meragukan teori gravitasi), mengawali ‘karir’nya dengan mempertanyakan, “kenapa medan magnet mampu menembus dinding atau benda penghalang” (kira-kira begitu pertanyaannya D ).

“Saya tidak ingin menjadi penemu besar, saya tidak ingin menjadi pemikir besar. Saya hanya ingin menjadi manusia yang benar, benar sebenar-benarnya benar dihadapan Tuhan.”

Post yang berhubungan:

Tidak ada Komentar »

  1. wah, kebetulan ada tulisan ttg ini
    aq mo konsultasi nie (moga ga’ byr ;)
    stlh uda bbrp semester kul, akhirnya sdar juga klo kul itu ajangnya ngembangin diri, menuntut ilmu yg akan di jd’in spesifikasi, mustahail klo kita bs menguasai smua mata kuliah yg kita dptkan, nah di saat saya udah pny niat untuk menspesifikasikan diri ke salah satu bidang, ortu meminta agar nilai smua mata kul saya hrs bagus (klo bisa A mua) biar kul-nya cepet slsai, nah saya mikir2 klo saya hrs dpt nilai A dismua mata kuliah, saya ga’ akan mendapatkan ilmu dr mata kul tsb sbnr-bnrnya krn say terbebani oleh nilai A yg ditargetkan ortu, saya melawan mreka itu juga mustahil, saya paling nurut apa yg ortu bilang, tp klo saya dlm kondisi sperti ini terus … ga’ cepet ngambil keputusan … saya bakalan ketinggalan ma anak2 laen …
    nahhhh …. plsss help me …
    i need a support …. i need a best suggestion
    thx …

    Komentar oleh Acid — Juni 9, 2005 @ 5:45 pm

  2. wah… jadi rubrik konsultasi nih. :D
    Tapi maap, saya belum bisa jawab dengan detil. Kapan-kapan tak tulis deh, tentang ini ;)
    Tapi intinya: Kalau Anda berusaha mengejar ilmunya (dengan benar), saya JAMIN, pasti nilai A tinggal ngikuutttt…. ***niru iklannya Mandra***
    dan juga, jangan dimakan mentah-mentah perkataan ortu mu. Maksudnya gak gitu koq.

    Komentar oleh MBro — Juni 9, 2005 @ 6:19 pm

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

40 queries. 0,277 seconds. Didukung oleh WordPress