Jam atom?

Minggu Legi, 24 April 2005 @ 8:26 pm Label:

Waktu adalah uang

Tapi seberapa jauh kita tahu dan menghargai waktu? Mungkin kebanyakan orang telah menganut paham Relativitas Einstein (meskipun sebenarnya hanya kebetulan sama :p). Seringkali saya melihat jam tangan (atau HP) dengan jam yang ada di kampus, atau informasi waktu dari 103 telkom, tidak pernah sama.
Banyak alasan kenapa penunjuk waktu disetiap tempat berbeda, seperti alasan baterai sudah lemah, atau orang lain menyalahkan jam tangan kita, atau alasan klasik lainnya. Lihat saja difilm-film, ketika para teroris ataupun counter-terorist akan beraksi, mereka harus mencocokkan waktu terlebih dahulu. OK, lah… mungkin jam tangan mereka bukan jam atom. Tapi pertanyaannya, bagaimana agar semua waktu di semua tempat itu benar-benar sama atau paling tidak selisih hanya dalam hitungan detik?
Kalau saya lebih suka beralasan, jam tangan saya ini sudah dicocokkan dengan server waktu internasional.
Eh ternyata… standard waktu internasional itu banyak juga (saling membuat server waktu). Ketika saya coba googling, hasil query paling atas adalah time-server pemerintah amerika, hampir mirip dengan service time-server yang ada di Windows XP (time.nist.gov).
Lalu berikutnya wordtimezone.com dan timeanddate.com. Saya tidak menemukan worldtimeserver.com di top-query, yang dulu pernah saya jadikan referensi waktu dengan software Atomic Clock Sync-nya. Ada juga greenwichmeantime.com. Jadi bingung nih, mana yang benar.

Eniwe, jam yang paling akurat sebagai penunjuk waktu adalah jam atom. Banyak artikel yang merujuk ke Science Museum sebagai referensi tentang jam atom. Tapi sayangnya, saya tidak menemukan link time-server dari situs ini. Ya sudahlah, saya kembali ke aplikasi lama, menggunakan Atomic Clock Sync.

Lalu bagaimana dengan standard waktu kita? sebenarnya ada banyak solusi. Cuman masalahnya seberapa disiplinkah kita dalam menghargai waktu?. Salah satu solusi misalnya, semua komputer yang terhubung dalam sebuah jaringan (di kampus atau kantor), seharusnya disetting atau ditambahi program untuk melakukan sinkronisasi waktu dengan time-server khusus. Kemudian time-server ini yang selalu update dengan time-server internasional.

Dalam hal lain, tempat-tempat yang sering dijadikan referensi waktu, seperti 103-Telkom, Radio, atau Televisi, seharusnya memperhatikan sinkronisasi waktu. Jangan sampai di TVRI sudah pukul 19:00, sedangkan Trans TV masih pukul 18:55. Dan juga, para karyawan (seharusnya) tidak ada lagi yang beralasan terlambat masuk kantor karena jam tangannya masih belum pukul 7:30.

referensi tentang waktu:
http://www.answers.com/topic/universal-time
http://en.wikipedia.org/wiki/Time
http://en.wikipedia.org/wiki/Atomic_clock
http://en.wikipedia.org/wiki/International_Atomic_Time

Post yang berhubungan:

2 Komentars »

  1. […] Perasaan belum lama aku nulis posting tentang “ujian hosting servlet”. Eh, ternyata sudah dua minggu waktu memang relativ… […]

    Ping balik oleh belajar tanpa batas » Blog Archive » Activity Diagram — Juli 31, 2006 @ 1:14 pm

  2. Hal yang paling vital menurut saya adalah mana patokan yang harus diambil untuk waktu di Indonesia. Jaman dahoeloe saya biasa berpatokan pada Dunia Dalam Berita. Kemudian setelah TV swasta bermunculan saya menggunakan Telkom 103 namun sepertinya saat ini Telkom 103 tidak beroperasi lagi (?). Entah siapa yang harus bertanggung jawab terhadap masalah ini. DEPKOMINFO?

    Komentar oleh Danny Gunawan — Oktober 14, 2007 @ 2:02 pm

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

38 queries. 0,275 seconds. Didukung oleh WordPress