Bodoh dan Pintar

Sabtu Pon, 1 Januari 2005 @ 8:20 am Label:

Bodoh atau pintar sebenarnya bukan suatu ukuran (merujuk ke teori MultipleIntelligence; !!cerdas visual, cerdas logika, cerdas spasial, cerdas fisik, cerdas natural, cerdas intrapersonal, cerdas interpersonal!!). Dua istilah ini (bodoh dan pintar) yang selalu ditanamkan kepada anak didik kita sejak dini. Hanya dengan acuan nilai pelajaran, bila mendapat nilai bagus, maka mereka disebut pintar, dan bila mendapat nilai jelek, sebaliknya, disebut bodoh. Tidak ada acuan ukuran lagi untuk menilai seseorang. Itu dulu…………………

Bukannya salah bila si jago kelas hanya mampu berjalan kaki, karena dia hanya orang ‘pintar’. Dia hanya bisa mempelajari teori-teori pelajaran atau matakuliah, menjelang ujian, dengan semangat 45 habis-habisan menghafalkan pelajaran yang akan diujikan. Tidak lebih dari itu… dia hanya memikirkan bagaimana mendapatkan IP 4.0 dengan mengabaikan kegiatan-kegiatan diluar perkuliahan yang dianggapnya tidak akan membantu menjadikan orang pintar.
Sudah saatnya kita menghapus predikat bodoh dan pintar. Masing-masing orang dianugerahi kecerdasan oleh sang Pencipta Alam. Percayalah pada kemampuan kita masing-masing, jangan sampai minder atau putus asa bila disebut bodoh atau pintar.

Post yang berhubungan:

Tidak ada Komentar »

  1. Kalo rajin dan malas, gimana?

    Komentar oleh BlackManta — Juli 21, 2005 @ 9:29 pm

  2. bukankah itu semua fenomena dunia…
    ** ada saat siang, ada saat malam
    ** ada saat sedih, ada saat senang
    ** ada saat lapar, ada saat kenyang
    ** ada siKaya, ada siMiskin
    ** ada siRajin, ada siMalas
    ** ada siPintar dan ada si bodoh…
    permasalahanya bukan pada predikat tersebut diatas..
    tapi bagaimana kita menghargai predikat tersebut agar hidup menjadi lebih bernilai maybee dg bersikap “BIJAK”… cieee..

    Komentar oleh ekin — Agustus 16, 2005 @ 11:14 am

  3. #1:
    boleh lah, kalau rajin dan malas, karena itu kan hasil perbuatan mereka sendiri. Mau rajin apa tidak.
    #2:
    memang, bukan pada predikatnya. Tapi yang perlu dipertanyakan… apakah semua orang bisa menghadapi dengan BIJAK predikat tersebut?

    Komentar oleh MBro — Agustus 16, 2005 @ 9:15 pm

  4. Mungkin, bisa ditambahkan sbb :
    ** ada yg BIJAK dan ada yg PICIK

    Komentar oleh ekin — Agustus 18, 2005 @ 3:25 pm

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URL Lacak Balik

Tinggalkan komentar

40 queries. 0,282 seconds. Didukung oleh WordPress